PMKRI didirikan di masa awal kemerdekaan Indonesia oleh mahasiswa-mahasiswa Katolik yang ingin berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Organisasi ini merupakan salah satu pilar gerakan kemahasiswaan Indonesia, bersama HMI, GMNI, dan organisasi kemahasiswaan lainnya.
Kegiatan PMKRI meliputi: kaderisasi kepemimpinan, diskusi intelektual, bakti sosial, advokasi kebijakan pendidikan, dialog antaragama, dan pengembangan spiritualitas mahasiswa Katolik. PMKRI juga menyelenggarakan Kongres secara berkala untuk memilih pengurus pusat dan merumuskan program kerja nasional.
Alumni PMKRI banyak yang menjadi tokoh nasional di berbagai bidang: politik, hukum, pendidikan, bisnis, dan kehidupan Gereja. PMKRI merupakan organisasi "feeder" bagi ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia) setelah lulus kuliah.