Kolping Indonesia adalah bagian dari jaringan internasional Kolpingwerk, organisasi Katolik yang didirikan oleh Pastor Adolph Kolping pada tahun 1850 di Cologne, Jerman. Di Indonesia, Kolping didirikan pada Desember 1994 di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kolping bergerak dalam pemberdayaan keluarga, pendidikan keterampilan, ekonomi mikro, dan pengembangan masyarakat pedesaan.
Sejak 1994Kuat di NTT/FloresGerakan Sosial
Tentang Kolping
Adolph Kolping (1813-1865) adalah seorang imam Katolik Jerman yang mendirikan Kolping Society untuk membantu pekerja muda dan keluarga miskin melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan solidaritas. Kolping kini hadir di lebih dari 60 negara dengan sekitar 400.000 anggota.
Di Indonesia, Kolping beroperasi terutama di wilayah Sumba, Flores, dan Timor Barat. Program-program Kolping Indonesia meliputi: pelatihan pertanian berkelanjutan, kerajinan tangan tenun ikat, simpan-pinjam keluarga, pendidikan anak usia dini, pembangunan perumahan sederhana, dan pendampingan kesehatan masyarakat.
Unit dasar Kolping adalah Keluarga Kolping (Kolping Family) di tingkat desa/paroki, yang terdiri dari keluarga-keluarga yang berkomitmen untuk saling mendukung dan mengembangkan masyarakat setempat.
Kontak Kolping Indonesia
Organisasi: Pusat Kolping Sumba (Karya Kolping Foundation)
Kolping Indonesia adalah bagian dari jaringan internasional Kolping (Kolpingwerk), organisasi Katolik yang didirikan oleh Pastor Adolph Kolping pada tahun 1850 di Jerman. Di Indonesia, Kolping didirikan pada Desember 1994 di Sumba, NTT. Fokus: pemberdayaan keluarga, pendidikan, ekonomi mikro, dan pengembangan masyarakat.
Di mana Kolping Indonesia paling aktif?
Kolping Indonesia paling aktif di wilayah NTT (Nusa Tenggara Timur), khususnya di Sumba, Flores, dan Timor Barat. Pusat Kolping Sumba (Karya Kolping Foundation) berlokasi di Mata Woga, Katiku Tana, Sumba Tengah.
Bagaimana cara bergabung Kolping Indonesia?
Hubungi Pusat Kolping Sumba di nomor 0813-3862-1545 atau email kolping30indonesia@gmail.com. Untuk wilayah lain, tanyakan ke paroki setempat apakah ada keluarga Kolping (Kolping Family) di komunitas Anda.